Tak pernah kulewatkan detik tanpa mengingatmu..
Cukup yakinilah hal ini dalam dirimu…
Karena itulah kekuatan asmara tumbuh..
Kehadiran tidak harus selalu ‘ada di sana’ tetapi kehadiran itu ‘selalu ada dimana-mana’..
Bahkan jika kamu tahu..tarikan nafasku mengendus keberadaan hatimu..dan akan terus begitu..
Sesederhana apapun yang kumiliki..
Akan serasa istimewa karenamu..
Cukupl bagiku..cukuplah bagimu untuk menyadari bahwa kita ada untuk hati kita..dan hanya itu..
Aku bukanlah Nabi..
Aku juga bukanlah Malaikat..
Dimana mereka tercipta dengan sempurna..
Kita masing-masing hidup dengan ketidaksempurnaan..
Takdirlah yang menerbangkan kita memiliki ketidaksempurnaan itu..
Dan biarkan ketidaksempurnaan ini ada agar kita sadar siapa diri kita..
Dan sadar kita ini siapa..
Kota Reog
“Renungan di penghujung Ramadhan”