Aksara Untuk Doa

17 10 2010

Sudah beberapa lama aku tak bercengkrama dg kata-kata..
Dan membiarkan penaku teronggok sepi d hamparan meja kecil itu..
“Jgn protes!Ak sdg ngendapke pikir!” kataku singkat pd pena yg ku beli 6 bulan lalu..

Yah!Ak memang sdg mengendapkan pikiranku dari gonjang ganjing urip yg semakin mbulet..rumit..tp tetep indah bagiku..

Kini aku lebih mengikhlaskan waktu malamku utk lebih memilih berdzikir daripada mikir..
Lebih memilih bertafakur daripada mendengkur..
Utk kemuliaan poso Romadhon ini..

Sekalipun be2rapa kawan menanyakan kmana aksara aksaraku berada kini..Ak hanya mampu berkilah
“Mereka msh ada dsini..tidak kemana-mana..”
Aksara – aksara itu tdk akan pernah hilang kawan!Mereka akan terus berada di dekatku dan menari bersama pena dan otakku..Mereka akan terus berujar sekalipun tanpa makna..Dan mereka tetaplah menjadi aksara.
Saat ini ak sedang mengajak aksara itu membentuk kalimah doa..
Dan dalam tiap paragrap yg tersusun atas kalimah-kalimah itu terdapat makna mendalam dari sebuah pinta..doa..dan harapan..

Duh Gusti ingkang Akaryo Jagat..
Mugi kinabulaken panyuwun dalem..
Sinaoso dalem taksih kebak ing cidro lan doso..

Advertisement

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Follow

Get every new post delivered to your Inbox.